Kamis, 20 Oktober 2011

JILID II GEMELLI (KEHAMILAN GANDA)

KomPre Gemeli

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah

Kehamilan merupakan hal fisiologis yang terjadi pada seoranmg wanita. Meskipun demikian, semua jenis kehamilan memiliki resiko terjadinya komplikasi pada masa persalinan atau bahkan masa kehamilan itu sendiri. Sebagian besar komplikasi tersebut terjadi selama proses kehamilan berlangsung. Namun tidak jarang pula komplikasi tersebut terjadi pada proses persalinan.

Meskipun demikian tidsak semua wanita hamil memiliki resiko dalam proses kehamilan. Salah satu contoh wanita yang beresiko selama kehamilan adalah wanita yang hamil kembar. Menurut Badan Perhitungan (Statistika) Angka Kehamilan Kembar tahun 2009 di Indonesia adalah 33 %.

B. Tujuan

Pemenuhan tugas Askeb IV
Agar Mahasiswa mengetahui Gemeli dan pengisian kompre ANC Gemeli

C. Manfaat

Untuk meningkatkan pengetahuan mahasiswa mengenai gemeli dan pengisian ANC gemeli

BAB II

TINJAUAN PUSTAKA

A. Gemeli
Definisi

Kehamilan ganda atau kehamilan kembar adalah kehamilan dengan dua janin atau lebih. Sejak ditemukannya obat-obat dan cara induksi ovulasi maka dari laporan-laporan dari seluruh pelosok dunia, frekuensi kehamilan kembar condong meningkat. Bahkan sekarang telah ada hamil kembar lebih dari 6 janin.

Etiologi
Faktor-faktor umum yang mempengaruhi adalah: bangsa umur dan paritas, sering mempengaruhi kehamilan kembar 2 telur.
Factor obat-obat konduksi ovulasi: profertil, clomid, dan hormone gonadotropin dapat menyebabkan kehamilan dizigotik dan kembar lebih dari
Factor keturunan.
Factor yang lain belum diketahui.
Frekuensi

Menurut penelitian Gruelich (2006) pada 121 juta persalinan memperoleh angka kejadian kehamilan ganda yaitu :

gemelly 1:85
triplet 1:7,629
quadruplet 1:6,7 dan
quintuplet 1:4
Jenis Gemelli
Gemelli dizigotik(kembar 2 telur), heterolog, biovuler dan futernal, kedua telur bisa berasal dari :

1 ovarium dan dari 2 folikel de graft
1 ovarium dan dari 1 folikel de graft
1 ovarium kanan dan satu lagi dari ovarium kiri

Gemelli monozigotik (kembar I telur), homotog, uniovuler, identik dapat terjadi karena:

Satu telur dengan 2 inti, hambatan pada tingkat blastula
Hambatan setelah amnion dibentuk, tetapi sebelum primitive steak

Coryoined twins, super fekundasi dan superficial conjoined twins atau kembar siam adalah kembar dimana janin melengket satu dengan yang lainnya. Misalnya torakopagus (dada dengan dada), abdominopagus (perlengketan kedua abdomen), kraniopagus (kedua kepala) dan sebagainya. Banyak kembar siam telah dapat dipisahkan secara operatif dengan berhasil.
Superfukundasi adalah pembuahan dua telur yang dikeluarkan pada ovulasi yang sama pada dua kali koitus yang dilakukan pada jarak waktu yang pendek. Hal ini dilaporkan oleh Archer (1990) seorang wanita kulit putih yang melakukan koitus berturut-turut dengan seorang kulit putih dan kemudian dengan pria Negro melahirkan bayi kembar : satu bayi putih dan satu bayi Negro (mulatto).
Superfetasi adalah kehamilan kedua yang terjadi beberapa minggu atau bulan setelah kehamilan pertama. Belum pernah dibuktikan pada manusia namun dapat ditemukan pada kuda. Pertumbuhan Janin Kembar
Komplikasi yang mungkin terjadi pada kehamilan ganda monozigotik:
Pembuluh darah janin yang satu beranastomosis dengan janin yang lain, karena itu setelah bayi satu lahir tali pusat harus diikat untuk menghindari perdarahan
Karena itu janin yang satu dapat terganggu pertumbuhannya dan menjadi monstrum seperti akardiakus dan kelainan lainnya.
Dapat terjadi sindroma transfuse fetal: pada janin yang dapat darah lebih banyak terjadi: hidramnion, polisitemia, edema dan pertumbuhan yang baik. Sedangkan janin kedua kurang pertumbuhan nya terjadilah: kecil, anemia, dehidrasi, oligohidramni dan mikrokardia.
Komplikasi yang mungkin terjadi pada kehamilan kembar dizigotik
Dapat terjadi satu janin meninggal dan yang satu tumbuh sampai cukup bulan.
Janin yang mati bisa diresorbsi (kalau pada kehamilan muda) atau pada kehamilan agak tuajanin jadi gepeng disebut fetus papyraseus atau kompresus. Letak Pada Presentasi lanin
Berbagai kombinasi letak, presentasi dan posisi bisa terjadi pada Kehamilan kembar (Gemeli) :
Kedua janin dalam letak membujur,presentasi kepala ( 44-47%)
Letak membujur,presentasi kepala bokong (37-38%)
Keduanya presentasi bokong( 8-10%)
Letak lintang dan presentasi kepala( 5-5,3%)
Letak lintang dan presentasi bokong( 1,5-2%)
Dua-duanya letak lintang( 0,2-0,6 %)
Letak dan presentasi 69 adalah letak yang berbahaya, karena dapat terjadi
“kunci-mengunci” (interlocking)
Diagnosis Kehamilan Kembar
Anamnesa

Perut lebih buncit dari semestinya tua kehamilan.
Gerakan janin lebih banyak dirasakan ibu hamil.
Uterus terasa lebih cepat membesar.
Pernah hamil kembar atau ada sejarah keturunan.

Inspeksi dan palpasi

Pada pemeriksaan pertama dan ulang pada kesan uterus lebih besar dan cepat tumbuhnya dari biasa
Teraba gerakan-gerakan janin lebih banyak
Banyak bagian-bagian kecil teraba
Teraba tiga bagian besar janin
Teraba 2 balotemen

Auskultasi

Terdengar dua denyut jantung janin pada 2 tempat yang agak berjauhan dengan perbedaan kecepatan sedikitnya l0 denyut per menit atau sama-sama dihitung dan berselisih 10.

Rontgen foto abdomen : keliatan 2 janin.
Ultrasonografi : kelihatan 2 janin, dua jantung yang berdenyut telah dapat ditentukan pada triwulan I.
Elektrokardiogram fetal : diperoleh dua EKG yang berbeda dari kedua janin.
Kadang kala diagnosa baru diketahui setelah bayi pertama lahir, uterus masih besar dan ternyata ada satu janin lagi dalam rahim. Kehamilan kembar sering bersamaan dengan hidramnion dan toksemia gravidarum.
Prediksi BBL pada kehamilan Gemeli :
Berat badan satu janin kehamilan kembar rata-rata 1000gr lebih ringan dari janin tunggal
Berat badan baru lahir biasanya pada kembar dua di bawah 2500 gr, triplet di bawah 2000 gr, quadriplet di bawah 1500 gr dan quintuplet di bawah 1000 gr.
Berat badan masing-masing janin dari kehamilan kembar tidak sama umumnya
Berselisih antara 50 sampai 1000gr, karena pembagian sirkulasi darah tidak sama maka yang satu kurang bertumbuh dari yang lainnya.
Komplikasi yang mungkin terjadi pada ibu:
Kebutuhan akan zat-zat bertambah sehingga dapat menyebabkan anemia dan defi siensi zat-zat lainnya.
Frekuensi hidramnion bertambah 10 kali lebih besar.
Frekuensi pre-eklamsi dan eklamsi lebih sering.
Karena uterus yang besar, wanita mengeluh: sesak nafas, sering miksi,
edema dan varises pada tungkai dan vulva.
Dapat terjadi: inersia uteri, perdarahan postpartum dan solusio plasenta dan sesudah anak pertama lahir.
Komplikasi yang mungkin terjadi pada janin:
Usia kehamilam tambah pendek dengan jumlah janin pada kehamilan kembar : 25% pada gemelli, 50% pada triplet dan 75% pada quadruplet akan lahir 4 minggu sebelum cukup bulan (premature)
Bila sesudah bayi pertama lahir terjadi solusio plasentae, angka kematian bayi kedua tinggi.
Sering terjadi kesalahan letak janin, yang juga akan mempertinngi angka kematian janin.
Penanganan dalam Kehamilan
Prenatal yang baik untuk mengenal kehamilan kembar dan mencegah komplikasi yang timbul, dan bila diagnosa telah ditegakkan periksa akan lebih sering (1kali seminggu pada kehamilan 32 minggu ke atas).
Setelah kehamilan 30 minggu, koitus dan perjalanan jauh dilarang, karena akan merangsang partus premafurus.
Pemakaian gurita korset yang tidak terlalu ketat dibolehkan, supaya terasa lebih ringan.
Pemeriksaan darah lengkap.
Pertolongan persalinan bidan tidak berwenang melakukannya (rujuk ke fasilitas pelayan yang memadai) terkecuali atas indikasi.

BAB IV

PENUTUP

A. Kesimpulan

Kehamilan ganda atau kehamilan kembar adalah kehamilan dengan dua janin atau lebih. Factor yang mempengaruhi adalah factor obat-obat konduksi ovulasi, factor keturunan, factor yang lain belum diketahui.

Angka kejadian kehamilan ganda yaitu : gemelly 1:85 ; triplet 1:7,629 ; quadruplet 1:6,7 dan quintuplet 1:4

Jenis Gemeli antara lain Gemelli dizigotik, Gemelli monozigotik, Coryoined twins, Superfukundasi dan Superfetasi. Berbagai kombinasi letak, presentasi dan posisi bisa terjadi pada Kehamilan kembar (Gemeli) : Kedua janin dalam letak membujur dengan presentasi kepala, letak membujur,presentasi kepala bokong, keduanya presentasi bokong, letak lintang dan presentasi kepala, letak lintang dan presentasi bokong, dua-duanya letak lintang, letak dan presentasi 69.

Diagnosis Kehamilan Kembar. Pada anamnesa ibu mengatakan perut lebih buncit dari semestinya tua kehamilan, gerakan janin lebih banyak dirasakan ibu hamil, uterus terasa lebih cepat membesar dan pernah hamil kembar atau ada sejarah keturunan.

Sedangkan pada pemeriksaan Inspeksi dan palpasi ditemukan pada pemeriksaan pertama dan ulang pada kesan uterus lebih besar dan cepat tumbuhnya dari biasa, teraba gerakan-gerakan janin lebih banyak, banyak bagian-bagian kecil teraba, teraba tiga bagian besar janin, teraba 2 balotemen

Pada pemeriksaan Auskultasi terdengar dua denyut jantung janin pada 2 tempat yang agak berjauhan dengan perbedaan kecepatan sedikitnya l0 denyut per menit.

Prediksi BBL pada kehamilan Gemeli : Berselisih antara 50 sampai 1000gr, karena pembagian sirkulasi darah tidak sama maka yang satu kurang bertumbuh dari yang lainnya.

Komplikasi terhadap ibu : Kebutuhan akan zat-zat bertambah sehingga dapat menyebabkan anemia dan defi siensi zat-zat lainnya. Frekuensi hidramnion bertambah 10 kali lebih besar. Frekuensi pre-eklamsi dan eklamsi lebih sering. Karena uterus yang besar, wanita mengeluh: sesak nafas, sering miksi. Odema dan varises pada tungkai dan vulva. Dapat terjadi: inersia uteri, perdarahan postpartum dan solusio plasenta dan sesudah anak pertama lahir.

Komplikasi terhadap janin: Usia kehamilam tambah pendek dengan jumlah janin pada kehamilan kembar : bayi akan terlahir premature, angka kematian tinggi

Penanganan dalam Kehamilan : Prenatal yang baik untuk mengenal kehamilan kembar dan mencegah komplikasi yang timbul, dan bila diagnosa telah ditegakkan periksa akan lebih sering (1kali seminggu pada kehamilan 32 minggu ke atas). Setelah kehamilan 30 minggu, koitus dan perjalanan jauh dilarang, karena akan merangsang partus premafurus. Pemakaian gurita korset yang tidak terlalu ketat dibolehkan, supaya terasa lebih ringan. Pemeriksaan darah lengkap. Pertolongan persalinan bidan tidak berwenang melakukannya (rujuk ke fasilitas pelayan yang memadai) terkecuali atas indikasi.

B. Saran
Kepada masyarakat diharapkan secara aktif melakukan ANC sesuai prosedur
Kepada pemerintah diharapkan menyedikan pelayanan kesehatan yang berkualitas terutama dibidang kesehatan reproduksi.
Kepada para pelajar diharapkan terus melakukan penelitian tentang Asuhan Kebidanan Patologis.

DAFTAR PUSTAKA

Cunninghamm, F. Garry. 2005. Obstetri Williom. Jakarta: EGC

Mochtar, Rustam. 1990. Sinopsis Obstetri. Jakarta: EGC

Oxorn, Harry. L990. ILMU KEBIDANAN, Fisiologi don patologi persalinan. Jakarta: Yayasan Essentia Medic

Tidak ada komentar: